Gerakan Untuk Yuyun Bergema Di Dunia Maya

Gerakan Untuk Yuyun Bergema Di Dunia Maya

Gerakan Untuk Yuyun Mulai Bergema Di Dunia Maya
tribunnews.com

jendelanet.com – Gerakan Untuk Yuyun Mulai Bergema Di Dunia maya. Penangkapan dilakukan terhadap 12 pelaku pemerkosaan pelajar SMP Yuyun, namun 2 pelaku pemerkosa masih dinyatakan buron. 12 pelaku yang berhasil ditangkap diantaranya Za (23); Al (17); Suu (18) Er (16) Fe (18); Sp(16); De (19); To (19); Da(17); Su (19); Bo (20); danFa (19);. Perkosaan dilakukan oleh 14 remaja di Desa Kasie Kasubun, Padang ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu.

Yuyun diperkosa secara bergantian dengan kondisi kaki dan tangan di ikat hingga korban merenggang nyawa. Kasus ini mulai terbongkar saat jasad korban ditemuka di dasar jurang Dusun 5 Kasie Kasubun dengan kondisi hampir membusuk.

“Berdasarkan temuan mayat ini kemudian dilakukan autopsi dan hasilnya polisi berhasil menangkap 12 dari 14 pelaku,” ungkap Kapolres.

Dari pengakuan tersangka mereka sebelum melakukan pemerkosaan terlebih dahulu mengkonsumsi menuman keras sejenis tuak di rumah De yang merupakan salah satu tersangka. Dalam kondisi mabuk mereka tanpa sangaja melihat Yuyun melintas dengan berjalan kaki sepulang dari sekolah menuju ke kediamannya, saat ituhlah pelaku melancarkan aksinya terhadap Yuyun.

Yuyn akhirnya dibekap dan digilir oleh 14 tersangka secara bergantian, bahkan mereka memukul kepala korban dengan kayu dan juga pelaku DE mencekik leher korban.

“Dari hasil olah TKP dan visum polisi diduga korban tewas saat perbuatan brutal ini terjadi,” tandas Kapolres.

Kasus Yuyun menyentuh nurani seluruh lapisan masyarakat hingga akhirnya #NyalaUntukYuyun jadi trending topic di Twitter kemarin. Banyak pihak memberikan kalimat-kalimat turut berduka untuk gadis berusia 14 tahun ini. Bahkan beberapa netizen membahas hukuman yang layak untuk para tersangka dimana 7 diantaranya masih berada di bawah umur.

yuyun twitter
twitter

Kata Kunci #NyalaUntukYuyun bertahan selama sembilan jam sebagai topic populer di Twitter. Sejumlah tagar lain yang juga digunakan oleh netizen yakni #YuyunAdalahKita atau #YYAdalahKita.

Sejumlah pihak mendesak pemerintah untuk memberikan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku pemerkosaan. Wacana terkait penerapan hukum yang lebih berat bagi pelaku pemerkosa sempat di berikan oleh mentri sosial. Wacana terkait penerapan hukum kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak untuk menimbulkan efek jera bagi para pelaku.