Ini Alasan Mengapa Tempat Rehabilitas Jupiter Fortissimo Di Pindah

Ini Alasan Mengapa Tempat Rehabilitas Jupiter Fortissimo Di Pindah

jupiter

Jendelanet.com – Jupiter Fortissimo, di ketaui beberapa waktu lalu dirinya tertangkap polisi akibat kedapatan membawa sabu sabu. Tak butuh waktu lama dlam hal ini, Keluarga Jupiter Fortissimo bergerak cepat terhadap kasus yang membelit artis kelahiran 3 Februari 1982 tersebut. Mereka mengajukan permohonan rehabilitasi narkoba untuk Jupiter.

“Rabu (11/5/2016), pihak keluarga sudah ajukan permohonan Jupiter rehabilitasi karena dia korban, bukan pecandu,” terang Fransisca Indrasari, saat ditemui di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Kamis (12/5/2016).

Namun permohonan rehabilitasi Jupiter baru bisa dipertimbangkan polisi, setelah hasil pemeriksaan dari BNN keluar. Karena dari pemeriksaan itu akan diketahui apakah Jupiter hanya pemakai atau juga seorang pengedar.

“Dilakukan assessment dulu agar diberi izin akses bisa direhabilitasi kepada dokter BNN,” jelas Fransisca Indrasari.

Fransisca yakin permohonan rehabilitasi kliennya akan diterima polisi. “Kami optimis karena Jupiter bukan pecandu dan juga bukan pengedar. Jupiter korban di sini,” kata Fransisca menegaskan.

“Hasil asesmen sudah diketahui. Jupiter penyalahguna,” ungkap Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Suhermanto, saat dihubungi melalui sambungan telefon, Senin (16/5/2016).

Berdasarkan hasil asesmen, pihak BNN menyatakan Jupiter untuk di rehabilitasi. Kepolisian Metro Tamansari pun memutuskan Jupiter dipindahkan ke panti rehabilitasi narkotika Lido, Sukabumi hari ini, Senin (16/5/2016).

“Iya sudah dibawa ke Lido, Sukabumi, tadi pagi,” jelas Suhermanto lagi.

Sebelumnya diberitakan, Jupiter Fortissimo tertangkap tangan tengah melakukan transaksi narkotika di sebuah rumah karaoke. Berdasarkan bukti, didapat satu paket sabu milik Jupiter dan dua paket lainnya milik bandar berinisial F.