Apa Jawaban Bupati Rembang Mengenai Kafe Karaoke Bekas Kantor Dishub?

Apa Jawaban Bupati Rembang Mengenai Kafe Karaoke Bekas Kantor Dishub?

radior2b.com

Abdul Hafidz (Bupati Rembang) menegaskan bahwasanya pihaknya tidak mengizinkan operasional kafe karaoke yang bertempat pada lahan bekas kantor Dishubkominfo yang berlokasi di pinggir JL. Kartini Rembang. Hal tersebut dikarenakan terjadi pelanggaran janji antara pemilik kafe dengan pihak Pemkab yang hanya mengizinkan kafe tersebut untuk rumah makan dengan fasilitas karaoke terbuka. Sedang kenyataannya pihak pemilik kafe menyelewengkan kepercayaan. Nyatanya kafe tersebut menyediakan fasilitas kafe karaoke bertajuk panggung live show dan 8 buah kamar karaoke tertutup yang sempat mencemaskan warga sekitar.

Abdul Hafidz mengaku sudah beberapa kali ditemui pemilik kafe karaoke dan menegaskan jika memang menyeleweng dari kesepakatan maka ada baiknya ruang kafe dihilangkan. Jika nekat maka pihak pemkab siap memutuskan kontrak.

“Pemkab memang menghindari penyegelan atau penutupan paksa bangunan rumah makan plus kafe karaoke tersebut, karena semata – mata ingin menjaga iklim investasi yang kondusif. Setiap ada masalah, mesti diselesaikan sesuai prosedur. Jangan main palang kayu, karena dikhawatirkan berdampak terhadap investasi” Ujar Abdul Hafidz menjelaskan alasan kehati – hatiannya.

Salah satu warga Rembang bernama Jayadi menilai sikap Pemkab Rembang terlalu lelet, “Sudah jelas lahan tersebut aset pemerintah, kemudian disalahgunakan untuk kafe karaoke tertutup, kenapa masih mendapatkan kelonggaran seperti itu. Akibatnya, kafe karaoke yang semula tertutup rapat, sekarang kalau malam sudah mulai membuka pintu gerbang dan diduga siap untuk beroperasi” Kritik Jayadi kepada Pemkab Rembang.

Tidak tegasnya Pemkab Rembang akan memicu banyak warkop pinggir jalan yang bernuansa kafe. “Jangan heran jika suatu saat warga nekat menggeruduk dan melakukan penutupan sendiri. Justru kalau Pemkab tegas sejak awal, akan membuat investor tidak mudah menyepelekan aturan main di Kab. Rembang” Tambah Jayadi.