Sejarah Dibalik Nada Dering Pada Samsung

Sejarah Dibalik Nada Dering Pada Samsung

Jendelanet.com – Bagi pengguna Samsung Galaxy, tentu sudah tak asing dengan nada dering Over the Horizon. Apalagi jika kita tak memasang nada dering lain, saat ada panggilan di smartphone, tentu nada utama itu yang akan terdengar.

Nada dering itu telah lama menjadi ciri khas Samsung. Proses penciptaannya ternyata sejak 2011. Dan uniknya, setiap tahun nada itu selalu berganti irama.

Menurut Senior Designer UX Innovation Team Myoung W Nam, Over the Horizon yang diciptakan olehnya bersama tim, coba menggambarkan energi positif. Samsung ingin memberikan inspirasi kepada dunia dan ikut menjaga kelestarian bumi.

“Untuk 2016 ini kamu memilih dirty loops, band dari Swedia untuk mengaransemen over the horizon,” jelas Myoung di kantor pusat Samsung, Korea Selatan, Kamis (21/7/2016).

Over the horizon yang dibawakan Dirty Loops ini pun terpasang di smartphone Samsung sebagai nada dering utama. Nada jazz pun terasa di dalam beat iramanya.

Over the Horizon sendiri awal mulanya dibuat Myoung dan timnya. Menurut dia, setiap perusahaan besar memiliki nada atau lagu yang identik dan Samsung dengan over the horizon.

Menurutnya, memang sengaja tak ada syair dalam irama over the horizon. Selain dipakai di ponsel, nada ini juga dipakai di beberapa device Samsung lainnya. “Ada juga fans yang membuatkan syair lagunya. Tapi ya tidak apa-apa,” imbuhnya.

Myoung juga berbagi cerita mengenai default bunyi yang ada di smartphone Samsung saat menerima SMS, whatsapp, atau ketika mengetik.

Semua berasal dari bunyi sederhana, yakni ketukan pada metal dan ketukan pada lantai. Dua bunyi itu kemudian diolah dan digabungkan menjadi bunyi default di ponsel Samsung, seperti yang sekarang didengar para pengguna smartphone Galaxy.

Atau bunyi klik pada Samsung pay, itu terinspirasi dari bunyi gesekan kartu saat ditarik keluar. “Kami mencari ide sambil jalan, ngopi di kafe, saat naik kereta api, atau saat shopping,” urai dia.

Myoung juga mengajak wartawan dari Indonesia, Taiwan, dan Vietnam berkeliling di lantai sound engineer. Beberapa ruangan dipakai Samsung untuk bereksperimen dengan bunyi.

Gedung untuk sound engineer ini terletak di Seoul, tepatnya di area Divisi Research and Development. Ruangan-ruangan di bagian sound engineer merupakan ruangan kedap suara.