Samsung Ejek Peluncuran Apple iPhone 6s Di Twitter

Samsung Ejek Peluncuran Apple iPhone 6s Di Twitter

samsung ejek iphone 6s

Hari yang telah ditunggu-tunggu semua orang akhirnya datang… dan pergi. Setidaknya itulah yang dirasakan semua pihak selain Samsung, dan produsen perangkat Android lainnya yang tak diragukan lagi telah terluka oleh acara peluncuran perangkat Apple iPhone 6s dan 6s Plus.

Sesuai “tradisi”, saingan sengit pabrikan asal Cupertino itu tidak pernah diam selama acara pers super mewah yang dilaksanakan di San Francisco, dan membuat kuliah twit panjang di Twitter sebagaimana iPad Pro diperkenalkan ke publik, bersamaan dengan aksesori Apple Pencil yang dapat dibeli terpisah.

Meski Samsung tidak pernah mengklaim bahwa merekalah yang menemukan stylus, namun pabrikan Korea ini sebagian besar bertanggung jawab dalam balutan desainnya yang modis dan diterima secara luas dalam dunia dekorasi teknologi secara umum. S Pen, pertama kali dipaketkan dengan phablet Galaxy Note dalam kurun tahun 2011, dan keempat generasi berikutnya memfokuskan perangkat ini dalam upaya pemasaran mereka sebagai alat meningkatkan produktivitas.

Lini tablet Galaxy Note dengan layar 8 hingga 12,2 inci yang dibekali S Pen, yang diproduksi antara tahun 2012-2014, membuat Samsung merasa tak heran akan fungsi Apple Pencil. Inilah yang membuat Samsung Mobile UK membuat tren tagar #SoundsFamiliar di Twitter. Sementara itu, Siri dikatakan “tidak bisa berkata-kata” ketika ditanya tentang Galaxy S6 Edge, dan sebaliknya, S6 Edge+ dianjurkan bagi orang yang menderita “Post-Traumatic Key-Note Disorder” atau “PTKD”.

Namun, salah satu alasan yang membuat Samsung percaya diri bahwa iPhone 6s dan 6s Plus tidak akan bisa menyamai lini ponsel premium andalan mereka adalah akses enam bulan gratis Google Play Music yang ditawarkan untuk pembeli S6 Edge, dibandingkan dengan setengahnya di Apple Music.

Memang, perbedaan diatas terlihat relatif wajar, namun, apakah hal ini benar-benar bisa dijadikan pembeda utama? Sebagai raja dari iklan anti-persaingan, Samsung sebenarnya punya lebih banyak hal untuk dijadikan “barang jual”.