Siri Jawab Pertanyaan Wartawan Di Konferensi Pers Gedung Putih

Siri Jawab Pertanyaan Wartawan Di Konferensi Pers Gedung Putih

siri-di-konferensi-pers-gedung-putih

Konferensi Pers di Gedung Putih Amerika Serikat biasanya mengundang sedikit kreativitas dan variasi untuk mengatasi suasana yang membosankan dan mengundang gelak tawa. Apapun yang dianggap bisa memecah kebuntuan dan suasana monoton diperbolehkan untuk mengambil tempat. Termasuk, aplikasi suara Siri.

Jumat kemarin, “seseorang” yang bukan wartawan sama sekali membuat seisi ruangan pers di Gedung Putih menjadi penuh tertawaan. Hal ini dimulai dari seorang wartawan yang bertanya kepada Siri mengenai apakah Presiden Obama merasa sedih karena partai Republik tidak mendukung kebijakan nuklir Iran yang diterapkan pemerintahannya.

Siri kemudian menjawab, “Maaf, namun saya tidak mengerti apa yang ingin anda ubah.” Beberapa wartawan dan sekretaris pers Gedung Putih, Josh Earnest tertawa lebar.

Masih belum jelas pertanyaan apa yang Siri coba untuk jawab. Apakah sang aplikasi pengenal suara milik Apple ini sedang berlatih untuk mempersiapkan perannya di kampanye kepresidenan Amerika Serikat tahun depan? Atau malah mencoba menjawab pertanyaan ketikan mengenai acara peluncuran iPhone 6s minggu lalu? Atau apakah sang wartawan hanya berusaha membuat pertanyaan aneh untuk memecah suasana monoton di ruang pers? Entahlah.

Namun bisa saja di masa mendatang, konferensi pers Gedung Putih tidak akan menampilkan juru bicara manusia yang berusaha menutup-nutupi informasi, dan kurang persiapan sebelumnya. Betapa canggihnya bila iPhone atau perangkat ponsel lain yang akan menggantikan sang sekretaris pers di podium dan menjawab pertanyaan dengan suara aplikasi yang lembut.