Aplikasi Adblocker Rajai Penjualan App Store Pada Debut iOS 9

Aplikasi Adblocker Rajai Penjualan App Store Pada Debut iOS 9

ad-blocker-peringkat-aplikasi-berbayar-app-store

Aplikasi penghalang iklan melonjak ke grafik puncak penjualan Apple App Store setelah iOS 9 melakoni debutnya pada Rabu (16/9) kemarin.

Sebuah aplikasi seharga $2,99 yang disebut Peace, menjanjikan pengguna untuk memblokir “iklan dan pelacak privasi yang paling banyak ditemukan pada halaman web”. Aplikasi ini memuncaki daftar aplikasi berbayar di App Store, demikian menurut perusahaan analisis perangkat genggam App Annie. Sebuah aplikasi seharga $3,99 yang disebut Purify Blocker berada di urutan keempat, sementara, aplikasi seharga 99 sen yang disebut Blockr berada di urutan ke-17.

Mengapa pengguna Apple tiba-tiba tertarik untuk memiliki penghalang iklan? Ini karena iOS 9 Apple yang menjalankan iPads dan iPhone terbaru, telah ditambahkan dengan fitur yang memungkinkan peramban web Safari untuk memasuki pemblokir konten dari aplikasi pihak ketiga. Anda cukup memasang aplikasi serupa, dan kemudian mengatur Safari supaya menggunakannya untuk memblokir iklan dan konten sejenis ketika anda berselancar di internet.

Memblokir iklan akan menguntungkan pengguna karena akan mempercepat kinerja web dan mencegah iklan yang dapat mengacaukan layar. Tapi, perlu diingat, pengiklan menggunakan menggunakan promosi iklan secara alami untuk menghasilkan pendapatan, dan banyak situs gratis mengandalkan iklan untuk mendatangkan penghasilan. Jika tren pemblokiran iklan menjadi terlalu umum, maka banyak situs yang mungkin harus membebankan bayaran kepada pengguna untuk mengakses konten mereka, atau berpotensi gulung tikar.

Pendapat tandingan dari pihak pengguna adalah banyak iklan di internet yang sifatnya mengganggu, dan seringkali menjengkelkan serta melanggar privasi. Iklan kini banyak menggunakan video, animasi, dan teknik lain untuk mencoba menarik perhatian Anda. Tetapi isu privasi mungkin menjadi masalah yang paling krusial, karena pengguna semakin khawatir mengenai data apa saja yang dikumpulkan oleh pengiklan.

“Iklan web dan pelacakan perilaku pengguna sudah berada di luar kendali,” ujar Marco Arment, pengembang aplikasi Peace, dalam sebuah posting blog, Rabu kemarin. “Iklan semacam ini tidak dapat diterima, (dan sifatnya) menyeramkan, mengganggu, menyampahi, dan tidak aman. Juga, iklan seperti ini semakin hari semakin banyak beredar dengan kecepatan yang mengkhawatirkan.”